Terkait Penanganan Pasien, Ini Jawaban Direktur RSUD Amurang

Dinkes Buka Layanan Pengaduan Online
January 4, 2018
Antisipasi Pasca Bencana, Puskesmas Harus Siap 24 Jam
February 10, 2018

Terkait Penanganan Pasien, Ini Jawaban Direktur RSUD Amurang

dr. Erwin Schouten.

Setelah di bully di sosial media akhirnya Direktur RSUD Amurang angkat bicara terkait komentar masyarakat yang beredar di facebook. Ditemui di ruang kerjanya dr. Erwin Schouten menyatakan merasa sedih dan turut berduka cita atas meninggalnya pasien a.n. Leony Tamburian warga Desa Teep. “Saya sudah memanggil semua petugas yang terkait pada penanganan pasien yang meninggal tersebut” dan meminta penjelasan serta pertanggungjawaban serta memberikan teguran keras kepada mereka.

Namun ada beberapa hal yang perlu di luruskan menurut dr. Erwin sebagaimana data rekam medis dan rekaman CCTV yang kami miliki dengan kronologis sbb. :

  1. Pasien tiba di UGD RSUD diantar oleh keluarga tgl. 30 januari 2018 jam 01.56.19
  2. Keluhan awal pasien adalah diare / muntah2
  3. Karena tidak ada tanda-tanda dehidrasi sehingga belum di pasang infus
  4. Pasien ditangani oleh dr. Rio Nayoan (kepala UGD Dokter) kemudia diberikan obat penurun panas dan anti diare
  5. Setelah penanganan di UGD pasien dibawa ke ruang rawat inap
  6. Observasi oleh petugas di ruang rawat inap sekitar pukul 04.30 pasien demam muntah dan BAB terdapat cacing didalamnya
  7. Tindak lanjutnya pada Jam 04.35 pasien diinfus
  8. Pada jam 06.00 dokter jaga follow up pasien, kondisi pasien yang semakin menurun diputuskan untuk persiapan dirujuk untuk ke RSUP Prof Kandow Malalayang Manado.
  9. Pada Jam 07.51.49 pasien di rujuk dengan menggunakan ambulance rumah sakit
  10. Jam 08.21.48 pasien tiba kembali di RSUD Amurang karena sudah meninggal dalam perjalanan
  11. Diagnosa Akhir pasien menderita Gastro Enteristis Akut GEA) suspect : sepsis / infeksi berat – akibat infeksi parasit (parasit cacing)

dr. Erwin menambahkan bahwa keluhan pasien dimana pihak rumah sakit tidak menyetujui untuk membawa jenazah pasien pulang menggunakan ambulance itu benar, karena sesuai aturan untuk mengantar jenazah harus menggunakan mobil jenazah dan bukan Ambulance.

Saya berjanji untuk terus membenahi pelayanan di Rumah Sakit ini pungkas dr. Erwin mengakhiri pembicaraan bersama dengan beberapa awak media cetak dan elektronik.(21nK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *