Dinkes Minsel Turunkan Tim Telusuri Kemungkinan Peredaran Vaksin Palsu

Pelatihan ASPAK Dinkes Minsel
Tingkatkan Pengetahuan, Dinkes Gelar Pelatihan Pengelolah ASPAK
April 7, 2016
Kadis Kesehatan Minsel Ternie Paruntu Kunjungi Pasien
Paruntu Tindak Lanjuti Penemuan Wanita di TPA
August 25, 2016

Dinkes Minsel Turunkan Tim Telusuri Kemungkinan Peredaran Vaksin Palsu

Vaksin Palsu di Minsel

Vaksin Palsu di Minsel

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dalam hal ini Dinas Kesehatan kini sementara menelusuri kemungkinan beredarnya vaksin palsu di Minsel.

Kepala Dinkes Minsel Dr.Ternie Paruntu mengakui ada kemungkinan vaksin palsu yang menjadi masalah Nasional saat ini, berpotensi beredar di Minsel. Untuk itu pihaknya telah menurunkan tim untuk menelusuri kemungkinan beredarnya vaksin palsu tersebut.

“Tidak menutup kemungkinan vaksin palsu beredar di Minsel. Untuk itu kami telah menurunkan tim guna mengkroscek ketersediaan atau stok vaksin yang dijual dikalangan umum. Dan kalaupun kedapatan, itu besar kemungkinan dilakukan oknum-oknum yang mengutamakan bisnis dan tidak memiliki agen resmi. Karena jika vaksin yang dijual di tempat resmi misalnya apotik, kemungkinan tersebut sangat kecil, karena di apotik ada penanggung-jawabnya,” ujarnya.

Paruntu menambahkan, bahwa untuk ketersediaan vaksin selama ini, pihaknya menerima distribusi vaksin melalui pengadaan tender yang distributornya sudah jelas.

“Saya mengimbau kepada para dokter pribadi maupun dokter swasta untuk membeli vaksin dari distributor resmi. Jangan sampai tergiur dengan harga murah, tapi ternyata ujung-ujungnya bermasalah,” pungkas Paruntu sembari mengakui jika sampai saat ini dirinya belum melihat langsung perbandingan antara vaksin asli dan palsu.

Terkait persoalan peredaran vaksin palsu yang menjadi buah bibir seantero daerah di Indonesia ini, sejumlah kalangan masyarakat mengharapkan instansi terkait menseriusi masalah tersebut, jangan sampai penjualan vaksin palsu tersebar hingga ke Minsel. Setidaknya ada jaminan bahwa tidak ada vaksin palsu beredar di Minsel, sehingga tidak ada lagi kecemasan dari masyarakat (sumber: sulutpos.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *